Diet Bahagia Untuk Diri Sendiri

Jumat, September 14, 2018


Ini juga sebenarnya topik random yang saya tuliskan, karena beberapa kali ditanya teman soal tips diet dan kemarin juga ada seorang teman yang memulai diet DEBM (Diet Enak Bahagia Menyenangkan) dan saya sendiri juga mulai makan sehat lagi.

Perlu diingat ya, bahwa metabolisme setiap orang beda-beda, dan apa yang bisa berjalan di tubuh saya belum tentu berlaku untuk tubuh orang lain. Yang kita butuhkan disini adalah untuk mengenali tubuh kita sendiri. Dan.. bicara tentang mengenali tubuh sendiri, mungkin akan saya share di post tersendiri.

Pertama, saya mau sedikit meluruskan tentang pengertian diet itu sendiri, karena menurut saya di dalam kehidupan sosial, terutama lingkungan saya *ga berani bilang yang lain karena emang belum mengenal* Diet itu sendiri mengalami pergeseran makna, dimana diet itu diartikan untuk kurus, langsing dan identik sekali dengan mengurangi makan, atau agak ekstrim yang sampai menyiksa diri sendiri. Well, menurut yang saya baca diet bisa diartikan sebagai berikut~~~

Menurut KBBI, diet diartikan sebagai
diet/di·et/ /diét/ n Dok aturan makanan khusus untuk kesehatan dan sebagainya (biasanya atas petunjuk dokter);-- lengkap Ikn ramuan makanan untuk ikan yang kadar gizinya memadai untuk kebutuhan suatu jenis;
-- makrobiotik usaha mencapai kondisi sehat melalui diet (dengan memperhatikan faktor tradisi, ekologi, iklim, usia, jenis kelamin, dan faktor individual) dan menghindari makanan yang mengandung bahan kimia;
-- murni Ikn ramuan makanan ikan yang dibuat dari asam amino, asam lemak, gula sederhana, vitamin, dan mineral;
-- suplemen Ikn ramuan ransum ikan yang dibuat untuk memberikan protein dan zat gizi lain kepada ikan di samping yang didapatkan dari lingkungan;

Nah, kalau pengertian dari para ahli juga kurang lebih intinya sama, bahwa diet adalah pengaturan pola makan, baik porsi, ukuran maupun kandungan gizinya. Ada juga yang menyebutkan bahwa diet adalah pengaturan jumlah dan jenis makanan dengan maksud mempertahankan kesehatan, nutrisi dan menyembuhkan penyakit. Misal orang yang sedang sakit dan pantang mengonsumsi makanan tertentu, itu juga disebut diet.

Kalau boleh saya rangkum dan simpulkan, diet adalah kegiatan mengatur pola makan untuk mencapai atau menjaga berat badan yang ideal dan terkontrol guna menjaga kesehatan. Jadi bukan sekedar ngurusin badan atau jadi langsing. Kalau berdasarkan yang saya baca di wikipedia, seinring perkembangannya diet dalam konteks mengatur asupan nutrisi dibagi menjadi beberapa jenis; yaitu meningkatkan berat badan, menurunkan berat badan dan pantangan.

Dulu, saya pernah melakukan diet untuk menaikkan berat badan, tinggi badan saya 158 dan berat badan dari kuliah sampai pada saat itu hanya mentok di angka 40-41kg, jelas, termasuk kurus dan kadag malah sampai dibawah 40kg. Setelah baca-baca, research dan berdiskusi dengan teman akhirnya saya memutuskan untuk melakukan diet. Pada saat itu ya saya buat sendiri tanpa konsultasi dengan ahli gizi *heuheu*, karena ku sadar tiap orang metabolismenya beda-beda, dan aku mencoba membuat menu dan rumus sendiri untuk ku sesuaikan dengan tubuhku sendiri :) Tapi intinya tetap saja mengonsumsi makanan sehat dan sebisa mungkin clean food. Nah, saat itu saya sarapan, jam 10an makan buah atau susu, makan siang, sorean saya makan roti gandum dan susu, kemudian makan malam tidak lebih dari jam tujuh, sama, ya kadang buah lagi. Sama olah raga, kalau dulu saya suka lari atau jalan-jalan pagi. Berhasil menyentuh angka 45kg namun memang dalam waktu yang agak lama, tapi itu sebuah pencapaian, mengingat angka itu sebelumnya hanya mampu saya capai saat kuliah D3 semester akhir yang hanya tinggal makan-tidur-ngerjain TA-repeat.

Ada juga teman saya yang malah sampai punya latihan sendiri, jadi dia daftar member gym disalah satu tempat gym di Jakarta, sebut saja Celebrity Fitnes *halah* Dan ada pelatih khusus untuk dia, menu latihannya disesuaikan untuk dietnya dia, yaitu untuk menaikkan berat badan, tapi bukan lemak ya tentunya, masa ototnya yang ditambah. Ada menu latihan khusus dan menu makan khusus yang memenuhi kalori yang ia butuhkan. Tinggi teman saya 165, dan, yah, sekarang dia sudah mencapai di angka 52kg dan sudah lumayan stabil, tinggal dia jaga dan kontrol aja.

Btw, saya juga pernah sampai di angka 52-53kg, NAH! Ini juga yang membuat saya dulu memutuskan berdiet menurunkan berat badan! Itu terjadi waktu jaman saya ngerjain skripsi, seminggu 2-3kali ngerjain skripsi seharian ditempat yang sama, dan menu yg sama di gerai itu. Venti Grean Tea Frappucino + Java Chip. Mantap? Banget! Manisnya, gulanya. Belum kadang masih nambah pastry, atau makan junk food di sekitaran mall itu. Atau, kadang juga masih nambah heavenlh hazelnut choco-nya Chatime sebelum pulang. Sedih aku tuuu, pipi udah menggendut, apalagi perut. Hemm. Jan ditanya lah yaa~

Nah, sekarang saya mau mulai sedikit cerita soal metode diet saya, FYI, saya bisa menurunkan berat badan syaa dari 52kg ke 45kg dalam waktu 3 minggu. Terhitung cepet ga ya itu? Entahlah, yang penting saya diet enak nyaman tentram bahagia dan saya cukup puas dengan hasilnya. Dan yang utama, seneng aja menjalaninya.

Jadi, saya lebih suka tipe diet yang berdasarkan data dan fakta, research, dan data-data, intinya gitu, bukan yang ekstrim sampai bener2 ngurangin makan, ga sarapan, ga makan malam, itu engga. Apalagi yang sampai makan, trs dimuntahin lagi. Oh noo! Lupa namanya apa, tapi temen kost pernah praktik dan sering aku omelin *cerewet sih gw*. Karena kalau saya sih orangnya pengen tetep bebas makan. Nah, ada beberapa influencer yang suka saya simak, yang pertama itu mbak Dewi Hughes, atau yang biasa disebut dengan #DietKenyang, yang bebas makan apa saja selama itu real food, kalau temen2 tertarik, bisa deh dicari di youtube nya, beliau banyak membahasnya. Konsepnya bebas makan apa saja selama itu real food, mau buah atau sayur sebanyak apa ga masalah, tapi yang segar, ataupun kalau dimasak juga direbus saja, no tumis no goreng-goreng no bumbu. beliau menghindari gula, garam dan bahan pengawet. Pernah saya menyimak salah satu tayangannya semacam bikin bumbu kacang, tapi ya itu disangrai, kemudian dihaluskan. Sayur-mayur direbus, kol yang dijadikan semacam kulit lumpia, dan.. macem2 deh variannya untuk membuat berbagai macam olahan makanan supaya gak bosen :)) Kata mbak Hughes, mau makan sebanyak apapun, selama itu clean food ga masalah. Oiya, mbak hughes tidak makan nasi ya :) Alasannya? Karena menurut penelitian, dikatakan bahwa orang menjadi gemuk bukan karena lemak, tapi dari gula. Sedangkan nasi itu mengandung gula yang sangat tinggi. Tapi bagaimana dengan saya? Yo, saya mah masih doyan makan nasi :)) Yang jelas dari sini aku mulai kenal yang namanya real food.

Yang kedua, saya juga suka banget mantengin chanelnya Yulia Baltschun. Nah, ini saya suka banget. Karena dalam setiap pemaparan beliau, itu semua ada penjelasannya, based on data and research, jadi jelas banget penjelasannya secara ilmiah pula. Beliau juga kadang melakukan eksperimen terhadap tubuhnya sendiri, misal untuk mengetes reaksi tubuhnya kalau makan makanan kotor seharian dan kalori yang berlebihan. Makanan kotor disini ya maksudnya yang manis, bahan pengawet, junk food, ya macam seharian makan pizza, soda, taro, es krim, dll dsb. Ya, kalau di tubuh dia si bisa langsung terlihat ya perbedaanya, secara badannya sangat ideal :)

Dari mbak Yulia ini, saya belajar bahwa apa yang kita konsumsi sehari-hari baiknya disesuaikan dengan kebutuhan kalori kita per hari, jangan sampai berlebihan, tapi ya jangan sampai kurang banget karena tubuh kita tetep perlu asupan gizi yang baik, jangan sampai malah sakit. Apakah mbak Yulia makan nasi? Ya! Meski ya diganti nasi merah. Makannya banyak ga? BANYAK! Kalau ga percaya, bisa liat di chanel youtube dia dimana dia ngeshare pola makan dia sehari-hari "What I Eat in A Day", pas makan siang tuh bener-bener sepiring penuh :)) Makannya juga masih enak menurutku, berbumbu, enak. Basicnya dia adalah chef, so, kadang dia juga ngeshare resep-resep makanan sehari-hari banget kayak tumis bayam atau ikan bumbu, tapi tetep bisa untuk diet :)

Nah, tapi biasanya di videonya mbak Yulia itu, dia lebih sering ngajarin kita untuk menghitung kalori dari makanan yang kita makan. Aku pun belum bisa, kadang males ribet :)) Tapi kemaren2 beliau ngeshare juga sih  cara gampang buat ngitung kalori makanan dan batasnya, hehe. Nah mbak Yulia ini juga bukan orang yang menyarankan untuk langsung mangkas apa yang kita makan, motong makanan banget sampe sakit. Ada beberapa hal yang beliau sarankan, terutama untuk mengontrol jumlah konsumsi garam, gula, minyak, karbohidrat, protein, sayuran dan buah-buahan. Semuanya dibahas rinci banget di channel beliau, so langsung main aja kesana :) Beliau juga ngga saklek, ngga boleh makan ini dan harus makan itu, karena setiap orang itu berbeda-beda. Mostly, yang mau mengurangi berat badan itu dengan kalori defisit, yaitu mengurangi jumlah konsumsi kalori kita sehari-hari.

Beliau lebih menyarankan untuk tetap makan makanan sehat, sesuai kebutuhan tubuh kita, dan juga olahraga yang teratur, yang sesuai untuk tubuh kita. Apapun itu asal olah raga. Karena diet intinya adalah mengatur pola makan :) Tapi kalo emang lagi mau nurunin berat badan, beliau lebih menyarankan untuk hit cardio, karena itu lebih efektif membakar kalori, itu kalau selesai dilakukan, tubuh kita masih akan lanjut membakar kalori selama beberapa jam selanjutnya. Nah, segala data dan contoh gerakan dan olah raganya ada di video-video beliau :)

Kalau dietnya Feni? Gimana?
Ini cuma merangkum saja sih, akan aku rangkum dari semua yang aku baca dan menjadi sebuah menu harian, yang ku dapat dari mbak Yulia juga. Yang pertama, dimulai dengan mengatur jam makan, harus konsisten.

Sarapan
Saya biasa makan buah-buahan. Buah apa saja, selama buah dan yang rendah gula, aku makan. Banyak juga gapapa. Kadang, kalo pas laper ya aku tambah susu, tapi susu bearbrand, bukan ultramilk :) Kalo mbak Yulia menyarankan Alkali Food (Makanan Basah) Bisa googling banyaak banget yang jelasin jenis makanan ini, dan real food, no makanan kaleng no makanan instant dan berpengawet. Makanya, paling gampang aja aku pilih buah, atau salad sayur, kalau suka. Sayangnya aku ga suka sayur :)) Atau, bisa juga cereal, jamu, atau.. Hampir tiap pagi juga aku minum infused water yang malamnya udah aku siapkan.

Makan Siang
Saya juga bukan orang yang terlalu ketat banget soal diet yang sampe kadang ga makan siang. Daku mah makan-makan aja, nasi juga sikat aja. Yang penting masih kalori defisit, jadi jumlah kalorinya dikurangi. Bahkan kalo mau makan rendang ya makan aja, *tapi aku ga suka rendang. Mau makanan sarden atau mie instant, boleh aja makan dikit. Kalau saya siang paling sukanya paling ayam goreng, rawon, ikan-ikanan, dan makanan apa aja aku makan. Tapi di makan siang, tidak masalah :)

Makan Malam
Nah, ini juga sama dengan pagi hari, jadi saya makan buah lagi. Atau ikan dengan nasi merah kalo laper, tapi habis itu juga makan buah juga lagi :)) Dan.. maksimal banget jam 7 malem. Yang jelas, juga menghindari yang asam-asam. Selain gak suka, ya.. ga suka aja sama yang asem, sukanya yang manis, kayak kamu :))

Olah Raga
Pilih olah raga yang sesuai untuk kalian. Kalau saya, sangat suka Yoga, karena menurutku sesuai dengan tubuh saya dan kerasa banget pengaruhnya meski cuma seminggu seklai sih. Sedangkan, kalau olahraga yang temponya cepat saya kurang cocok, seperti zumba atau aerobik, No. Haha.
Dan, tiap malam biasanya sebelum tidur saya sempatkan olah raga, sesuaikan juga dengan diri sendiri. Saya biasanya push up, sit up, sikap lilin, beberapa gerakan hit cardio, dan biasanya saya akhiri dengan plank, meski cuma kuat beberapa menit :)) Tapi menurut saya olahraga itu tetap perlu.


Back to basic ya, paling tidak selama perjalanan diet kita juga berusha untuk mengenali tubuh kita sendiri, makanan-makanan yang kita makan dan pengaruhnya terhadap tubuh kita, atau ya, apa saja. Misal kalo saya minum teh kotak, chatime, green tea lattenya sbx terus-terusan, udah pasti itu perut saya jadi gendut :)) Sama misal kalo olahraganya berhenti, badan jadi berat dan lemak numpuk. Ini tiap orang sangat bisa berbeda-beda, jadi kenalilah dirimu sendiri :) Once, kamu kenal dan mulai terbiasa dengan pola makan kamu, lama-lama juga bisa jadi habit. Ngomong-ngomong tentang ini, ada siklusnya *jadi nyambung ke bukunya The Power of Habit by Charles Duhigg.

Yang paling penting menurut saya adalah alasan untuk melakukan diet tersebut, apa yang ingin kita capai. Seperti misalnya untuk sehat, hobi, atau apapun, tiap orang kan punya motivasi dan tujuan yang berbeda-beda, tapi kalau punya keinginan kuat insya allah bisa dijalani dengan baik. Kalau saya sendiri memang ada beberapa alasan, pertama karena badan terasa mulai berat, jadi ga enak buat jalan, itu kerasa banget. Yang kedua, kalau saya di kantor kan pakai seragam dan kebetulan rok, itu paha udah kayak saling bertumbrukan, dan itu ga enak banget. Dan yang ketiga yang paling bikin saya risih adalah ketika pakaian-pakaian udah gak muat lagi, sedih aku tuu.. Dulu kegedean, pas ideal udah pas, sekarang malah udah ga cukup. Dulu, waktu kurus saya pakai celana ukuran paling kecil 27 aja masih perlu pakai sabuk, kalau di saya, ya palling kecil juga sampai ukuran 24-25 :( Pas ideal, itu lumayan jadi pas, nah pas gemukan, oh no! Itu ga cukup, rok untuk kerja yang biasanya pas juga pada kesempitan. Dan menurutku itu sangat disayangkan baju-baju yang masih lucu tak bisa lagi terpakai, dan kalau mulai beli size baru? Boros ah. Seperti harus beli sebagian besar isi lemari lagi, sungguh ku tak ingin :( Iyaaa, alasanku tu cuma seremeh temeh itu :)) Tapi, itu cukup buat penyemangatku dan karena aku orangnya stick to the plan sih, namanya juga goldar A :))

Jadi kalo dirangkum, tips diet dari saya adalah :
1. Temukan alasan yg kuat untuk dirimu sendiri
2. Kenali tubuh kita dengan baik
3. Bikin menu diet yg sesuai dengan kebutuhan diri sendiri :)
4. Istiqomah :)

Pada akhirnya, kurus itu bukan nomor satu, pada akhirnya sehat adalah yang paling penting! :)

You Might Also Like

0 comments

mari meninggalkan jejak :)

Instagram

Subscribe