Asiknya berakhir pekan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII)

Sabtu, Maret 05, 2016

Taman Mini Indonesia indah atau disingkat TMII merupakan salah satu tempat wisata budaya di Jakarta yang sangat menarik untuk dikunjungi. Di dalamnya terdapat banyak sekali wahana yang bisa kita kunjungi antara lain snow bay waterboom, istana anak, teater keong mas, berbagai museum dan miniatur rumah adat seluruh Indonesia. Tempatnya sangat luas dan puas deh kalau mau muter-muter disana. Daya tarik utamanya tentu miniatur Indonesia nya baik rumah adat maupun danau yang terdapat miniatur pulau-pulau di Indonesia yang menyuguhkan keanekaragaman dan kekayaan budaya Indonesia.

Harga tiket masuk ke TMMI adalah  sepuluh ribu rupiah saja per orang. Kami memutuskan masuk ke Taman Burung dulu. Ya, taman burung disini berisi berbagai jenis burung dari seluruh Indonesia. Ada yang didalam sangkar, ada yang dibebaskan diluar (tapi tetap saja didalam taman burung ya). Harga masuknya 20ribu per orang. Ada bapak-bapak yang menawarkan foto dengan burung yang sudah jinak, seharga 5000/burung/orang. Take a look J  

taman burung tmi


antara takut atau bagaimana


Selain taman burung, yang recommended dikunjungi kesaya ya kereta gantung dan teater keong mas. Kita bisa menaiki kereta gantung dari dua tempat (cmmiw), yang saya tau yang satu dekat snow bay dan satunya dekat dengan teater keong mas. Karena kita mau ke keong mas, jadi kita pilih yang dekat teater keong mas. Tapi saya ga akan bahas soal teater ini karna saya ga masuk, Cuma foto aja depan keongnya ~,~ Harga per orang untuk naik kereta ini adalah 40ribu rupiah dan satu kereta sepertinya muat untuk 4 orang. Saya hanya berdua dengan rekan saya, pakai satu kereta jadi terasa lengang, ahahah.


Usai naik kereta gantung dan melihat-lihat keindahan taman mini dari atas, kami memutuskan ada 2 tempat yang akan kami kunjungi : museum keprajuritan indonesia dan anjungan papua. Yang pertama, museum keprajuritan Indonesia. Dari luar terlihat seperti banteng takeshi *ups, efek kebanyakan nonton tivi. Didepannya ada dua buah patung kapal, iya patung, soalnya dari semen. Saya sempatkan berfoto dulu di kapal.
Setelah itu kami mencoba masuk, harga tiket masuk cukup 2500 saja per orang. Lima ribu rupiah cukup untuk saya dan rekan. Oh ya setiap wahana parkirnya beda-beda ya, soalnya lokasinya agak berjauhan. Setiap parkir bayarnya 3000 (lebih mahal dari tiket masuk museum ya, ahaha) kecuali di masjid diponegoro, disana bayar parkir seikhlasnya. Hmm, didalam museum saya tidak mengambil gambar, kurang cahaya jadi ga keliatan. Di dalam terdapat replika prajurit dari seluruh Indonesia dengan pakaian adatnya pada jaman itu yang digunakan untuk berjuang demi negara. Ada juga banyak miniatur formasi perang yang digunakan oleh prajurit-prajurit kemerdekaan. Tapi yang namanya banteng, pasti ada tempat pemantauan dipaling atas kan? Yang biasanya digunakan untuk memantau musuh, dan menjaga keamanan banteng lengkap dengan meriam-meriam di setiap sisi nya.

 



Yang kedua, anjungan Papua. Kenapa Papua? Hm, karna saya ingin merasa pulang. Kalau sekarang belum bisa pulang, ya ke miniaturnya aja dulu supaya bisa merasa pulang. Ada rumah-rumah adat papua disana, termasuk Hanoi dan miniatur bakar batu. Sebenarnya waktu di papua dulu saya malah belum pernah melihat Hanoi sih, karena tinggal didaerah pemukiman. Tapi yang jelas saya senang! Ha.ha.



Tiket Masuk : Rp. 10.000/orang
Taman Burung Rp. 20.000/orang
Foto dengan burung : Rp. 5.000/orang
Kereta Gantung : 40.000/orang
Berbagai macam anjungan rumah adat : gratis


You Might Also Like

0 comments

mari meninggalkan jejak :)

Instagram

Subscribe